Header Ads

Posko Pemadam Kebakaran MKS Dibangun

Bukittinggi, KABA12.com --- Pemerintah kota Bukittinggi bangun posko pemadam kebakaran di wilayah kecamatan Mandiangin Koto Selayan. Proses pembangunan diawali dengan peletakan batu pertama oleh Walikota didampingi Wakil Walikota dan Sekretaris Daerah di Belakang Kantor Camat Mandiangin Koto Selayan, Kamis (08/02).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Bukittinggi, Martius Bayu menjelaskan, pembangunan sektor pemadam kebakaran ini dilatarbelakangi sulitnya pemadam untuk mencapai lokasi. Selain itu juga karena volume kendaraan di Bukittinggi cukup tinggi, kondisi lingkungan yang tidak memungkinkan. Sehingga permasalahan itu membuat waktu tempuh menuju lokasi dan proses pemadaman semakin lama.

"Untuk itu dibutuhkan pos atau sektor pemadam setiap kecamatan. Sehingga kendala waktu menuju lokasi dapat diatasi. Kedepan juga akan diupayakan pemenuhan sarana prasarana dan peningkatan koordinasi dengan dinas terkait, termasuk sosialisasi dengan seluruh elemen," jelasnya.

Lebih lanjut, Bayu mengungkapkan akan merekruit para relawan kebakaran setiap kelurahan. Saat ini sudah ada lima orang relawan per kelurahan untuk kecamatan MKS. Sementara kedepan ditargetkan berkembang menjadi 50 orang relawan per kelurahan di Bukittinggi.

Sementara, Walikota Bukittinggi menyampaikan dinas pemadam kebakaran harus memiliki respon cepat, agar bahaya kebakaran dapat diminimalisir, salah satunya dengan membangun sektor pemadam kebakaran setiap kecamatan.

Pada tahun 2016 lalu ada 115 kasus yang dilaksanakan oleh pemadam. Smentara 2017 naik menjadi 130 kasus diselesaikan baik itu Bukittinggi maupun daerah tetangga. Hal ini membuktikan kasus kebakaran sering terjadi dan kerugiannya harus diminimalisir dengan respon cepat.

"Dengan sudah adanya sektor pemadam di kecamatan ini, tentu kasus atau musibah kebakaran di Bukittinggi dapat segera diatasi. Sehingga kerugian yang diderita warga dapat ditekan. Setiap kecamatan nanti akan ditempatkan dua unit mobil pemadam yang dapat segera menjangkau daerah masing-masing sebelum datang bantuan lainnya," ujarnya.

Kedepan, walikota berharap upaya pencegahan bahaya pemadam harus ditingkatkan dengan sosialisasi ke seluruh pihak.

Termasuk kepada ibu rumah tangga, pegawai restoran yang berhubungan langsung dengan alat masak, sehingga jika terjadi musibah tidak panik dan dapat berusaha melakukan pemadaman cepat.

Pembangunan pos pemadam kebakaran sektor kecamatan MKS ditarget selesai tahun 2018 ini. Sedangkan untuk kecamatan Guguk Panjang dan ABTB akan dibangun tahun depan. Peletakan batu pertama ini juga dihadiri sejumlah kepala OPD dan beberapa perwakilan pemadam kebakaran dari Agam, Padang Panjang, Payakumbuh dan 50 Kota.

(Ophik)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.