Pasar Aur Terbakar, Ketok Palu APBD 2018 Ditunda
Bukittinggi, KABA12.com --- Musibah kebakaran yang terjadi di pasar Tahap
Dua Pasar Simpang Terminal Aur Bukittinggi, Jumat (17/11) menjadi duka bersama
warga kota Jam gadang itu. Sejumlah agenda penting pemerintah yang dijadwalkan
Jumat ini terpaksa dibatalkan, termasuk pengesahan APBD 2018 Bukittinggi.
Ketua DPRD Bukittinggi Benny
Yusrial langsung mengambil keputusan untuk menunda pengesahan itu lantaran akan
menambahkan anggaran untuk membangun pasar penampungan bagi pedagang yang
terkena musibah kebakaran.
“Tujuannya supaya dapat segera
dibahas upaya pemko untuk membantu pedagang, minimal untuk membangun
penampungan. Anggaran yang dibutuhkan perlu masuk APBD 2018. Jadi rencana ketuk
palu APBD 2018 hari ini akan kita tunda dulu sampai batas waktu yang tidak
ditentukan,” kata Benny Yusrial.
Hal itupun mendapat respon
positif dari Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit yang mengapresia tindakan yang
diambil DPRD Bukittinggi.
“Dengan kejadian ini akan mempengaruhi
struktur APBD. Ketua DPRD sudah berinisiatif untuk menunda ketuk palu APBD
2018, ini supaya anggaran penanganan dampak musibah kebakaran itu bisa
ditampung. Namun harus ada anggaran lain yang ditunda dahulu sehingga pedagang
bisa diprioritaskan,” ujar Nasrul Abit.
Hingga berita ni diturunkan,
petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan terhadap api di
beberapa titik lokasi yang terbakar tersebut
(Jaswit/Ophik)

Tidak ada komentar: