1164 Pendaftar, 82 Diterima Jadi Tenaga Honorer
Bukittinggi, KABA12.com --- Sebanyak 82 orang dari 1164 peserta yang mendaftarkan diri, dinyatakan lulus seluruh tahapan seleksi dan berhak menjadi tenaga honorer Pemko Bukittinggi, untuk enam formasi.
Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bukittinggi melaksanakan serah terima dari tim seleksi kepada SKPD pengguna, di aula Balaikota Bukittinggi, Minggu (31/12).
Kegiatan tersebut dihadir langsung Walikota, Wakil Walikota, Sekda dan sejumlah kepala OPD. Peserta sebelumnya telah mengikuti sejumlah tahapan yang dimulai sejak 23 November lalu.
Kepala BKPSDM Bukittinggi, Sustinna menjelaskan, jumlah total pelamar dari 6 formasi yang dbutuhkan sebanyak 1164 orang dan setelah melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, tes kesehatan, tes keterampilan, tes wawancara, psikotest dan tes pantukhir, ditetapkan 82 orang lulus untuk menjadi tenaga honorer.
“Dari 6 formasi yang dibutuhkan tersebut Pol PP 14 orang, Dishub 27 orang, kebersihan 16 orang, Road Sweeper 1 orang, Front office 21 orang dan IT 3 orang. Formasi paling favorit bagi pelamar adalah menjadi tenaga pelayanan / front office sebanyak 473 orang dan yang paling sedikit petugas Road Sweeper yakni sebanyak 9 orang," ujarnya.
Sementara, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias berpesan agar para tenaga honorer yang sudah diterima harus mengikuti aturan yang berlaku. Apabila aturan itu dilanggar maka akan menerima sanksi, bahkan bisa sampai diberhentikan.
“Bagi yang diterima sebagai pegawai honorer ini melakukan penandatangan Surat Perjanjian dan bagi yang melanggar tentunya nanti ada sanksi. Untuk menjadi pegawai, pertama kali dibutuhan adalah loyalitas, bagi yang tidak loyal tentu tidak bisa dipakai, loyal kepada pimpinan, loyal kepada atasan dan siap mengerjakan perintah untuk pekerjaan itu," jelasnya.
Walikota juga menyampaikan akan memprioritaskan warga Bukittinggi dalam proses penerimaan pegawai. Hal itu dibuktikan selama dua tahun ini, pemerintah daerah berupaya melakukan pembukaan lapangan pekerjaan bagi warganya.
"Peluang pekerjaan tentu kita prioritaskan untuk warga yang berdomisili di Bukittinggi terlebih dahulu. Karena banyak SDM di Bukittinggi yang mumpuni dan dapat berinovasi dalam membangun kota kedepan," jelasnya.
(Ophik)
Tidak ada komentar: