RSUD M.A HANAFIAH Batusangkar Raih Akreditasi Level Bintang Lima Dari KARS
Pariwara, KABA12.com --- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. M. Ali Hanafiah Batusangkar berhasil memperoleh sertifikat bintang lima di bidang pelayanan medis, setelah dinyatakan lulus paripurna oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) versi 2012. Sertifikat lulus akreditasi tersebut diberikan langsung Ketua Eksekutif KARS Dr.dr. Sutoto, M.Kes kepada Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma didampingi Direktur RSUD, Afrizal Hasan di Sekretariat KARS Kuningan Jakarta, Senin (12/02).
Penyerahan sertifikat tersebut, merupakan momen yang membahagiakan bagi civitas hospitalia RSUD M.A Hanafiah Batusangkar, karena berhasil memenuhi standar penilaian dengan prestasi yang membanggakan. Rumah sakit yang dikelola Pemda Tanah Datar ini mendapat nilai dan akreditasi terbaik sesuai dengan akreditasi versi 2012.
"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras teamwork yang profesional dari seluruh pegawai rumah sakit yang berjumlah 500 orang, 19 orang dokter spesialis dan 16 dokter umum yang didukung oleh Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma selaku Wakil Bupati serta seluruh jajaran Pemerintah daerah, Dinas Kesehatan dan semua pihak yang mendukung terwujudnya akreditasi ini," ungkap Direktur RSUD M.A Hanafiah Batusangkar dr. Afrizal Hasan.
Afrizal mengatakan, persiapan proses akreditasi telah dimulai sejak awal tahun 2015 lalu. Pihaknya melakukan sejumlah pembenahan manajemen internal, pengembangan SDM dengan berbagai kualifikasi, penyempurnaan dokumen Standar Prosedur Operasional (SPO), melengkapi berbagai fasilitas unit layanan, pengembangan inovasi layanan yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien.
"Dengan begitu, pelayanan kesehatan yang diberikan RSUD M.A Hanafiah Batusangankar sudah diakui standardisasi nasionalnya oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Eksekutif KARS Dr.dr. Sutoto, M.Kes sangat mengapresiasi upaya RSUD M.A Hanafiah Batusangkar memperoleh akreditasi Paripurna bintang lima. Dijelaskan, akreditasi rumah sakit merupakan suatu proses dimana suatu lembaga, yang independen melakukan asesmen terhadap seluruh komponen rumah sakit.
"Tujuannya adalah menentukan apakah rumah sakit memenuhi standarisasi yang dirancang, untuk meningkatkan keselamatan dan mutu pelayanan," kata Sutoto.
Menurutnya, proses kelulusan akreditasi, terdiri dari kegiatan survei oleh Tim Surveior terhadap 15 bab yang dikelompokkan dalam tiga bidang, medis, keperawatan dan manajemen. Berbeda dengan instrumen akreditasi versi 2007 yang menggunakan skoring 0 sampai dengan 5, pada instrumen versi 2012 ini skoring yang digunakan adalah 0, 5 dan 10. Rumah sakit mendapat skor = 10 bila 80 % standar telah dipenuhi, skor = 5 bila 20 – 79 % standar terpenuhi dan skor = 0 bila pemenuhan standar kurang dari 20 %.
Pada survei akreditasi versi 2012 ini, pemenuhan standar tidak hanya dilihat dari kelengkapan dokumen, tetapi juga implementasi dari standar akreditasi yang akan dinilai dengan menggunakan metodologi telusur. Pada tingkat Paripurna, semua bab yang masuk dalam penilaian akreditasi, harus memperoleh nilai minimal 80 setiap bab-nya dan ditandai dengan bintang lima.
"Bagi masyarakat Tanah Datar dan sekitarnya utamanya pasien RSUD M.A Hanafiah Batusangkar, dengan prestasi kelulusan ini merupakan jaminan, bahwa rumah sakit umum daerah ini mengutamakan dan menjamin mutu dan keselamatan pasien. Kedepannya saya berharap untuk bisa meningkatkan dan mempertahankan akreditasi yang telah diraih ini," harapnya.
RSUD "Kami Ramah Untuk Anda"
Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. M. Ali Hanafiah Batusangkar, kini telah setara dengan rumah sakit bintang lima, pasca menerima sertifikat akreditasi paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Penghargaan itu berdasarkan Surat No: 216/KARS/I/ 2018 yang menyatakan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah M. Ali Hanafiah Batusangkar berhasil “LULUS TINGKAT PARIPURNA”.
Ketua Eksekutif KARS Dr.dr. Sutoto, M.Kes mengatakan pada era jaminan kesehatan nasional yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan melalui Akreditasi Paripurna Rumah Sakit dituntut untuk meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik, berkualitas, efisien sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Standar pelayanan rumah sakit di Indonesia akan semakin baik ke depan. Sebab, saat ini sudah diresmikan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit Edisi 1 (SNARS Ed 1) mengacu pada standar ISQua dan JCI Edisi 4 & 5 yang disusun sendiri oleh personil KARS. Jadi jika pasien diperlakukan tidak baik oleh layanan rumah sakit, bisa melaporkan ke bagian customer service rumah sakit tersebut dan pihak manajemen rumah sakit harus merespons setiap keluahan pasien," ujarnya.
Menanggapi hal itu, Direktur RSUD M.A Hanafiah Batusangkar dr. Afrizal Hasan mengatakan, pihaknya telah lama menerapkan hal tersebut. Bahkan pihaknya memberi layanan prima bagi pasien rawat inap dengan membantu seluruh pengurusan pasien.
"Untuk pelayanan medis pada umumnya RSUD M.A Hanafiah Batusangkar memberikan pelayanan sama kepada masyarakat. Namun ada satu hal yang kita istimewakan, yaitunya layanan bagi pasien rawat inap, seluruh berkas dan pengurusannya dilakukan oleh petugas rumah sakit. Hal itu dilakukan sesuai dengan slogan, kami ramah untuk anda," ujar Afrizal pada KABA12.com.
Afrizal menjelaskan, jumlah kunjungan pelayanan di Poliklinik setiap harinya sekitar 350 orang, yang jika dirata-ratakan untuk 1 bulan sebanyak 7.500 hingga 8.000 orang. Sementara RSUD M.A Hanafiah Batusangkar saat ini hanya berkekuatan 500 orang pegawai, dengan 19 orang dokter spesialis dan 16 dokter umum.
"Kami selalu mencoba untuk memberikan pelayanan semaksimal mungkin. Kami lakukan pembenahan manajemen internal, pengembangan SDM dengan berbagai kualifikasi, penyempurnaan dokumen Standar Prosedur Operasional, melengkapi berbagai fasilitas unit layanan, pengembangan inovasi layanan yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien," sebutnya.
Direktur RSUD M.A Hanafiah Batusangkar dr. Afrizal Hasan menambahkan, akreditasi paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit ini akan berlaku selama tiga tahun, mulai tanggal SK 14 Desember 2017 hingga 13 Desember 2020.
"Dengan diperoleh Akreditasi Paripurna ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Rumah Sakit M.A Hanafiah Batusangkar semakin meningkat. Atas kepercayaan ini Rumah Sakit M. Ali Hanafiah Batusangkar menyampaikan terima kasih dan terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan kepada seluruh pasien/masyarakat," kata Afrizal.
Wabup Tanah Datar Bangga, Akreditasi Paripurna Motivasi Pacu Mutu Layanan
Kabupaten Tanah Datar kembali meraih prestasi yang sangat membanggakan, prestasi kali ini diraih RSUD Prof. Dr. M. Ali Hanafiah Batusangkar yang berhasil lulus Akreditasi Paripurna.
Akreditasi Paripurna atau Akreditasi Bintang Lima ini berhasil diraih RSUD Prof. Dr. M. Ali Hanafiah Batusangkar setelah dinilai dan disurvei lapangan oleh surveior dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sebagai komisi independent yang menangani akreditasi rumah sakit selama 3 hari pada 14-16 Desember 2017 lalu.
Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma sangat bangga dengan prestasi ini, karena upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan dan melengkapai pelayanan bagi masyarakat selama ini dinilai baik dan sesuai dengan standar yang ditentukan oleh KARS.
“Alhamdulillah, RSUD kita mendapatkan penilaian bintang lima/akreditasi paripurna dari KARS,” ujar Zuldafri.
Wabup menyebutkan, secara bertahap dan terukur Pemkab. Tanah Datar bersama pihak RSUD akan terus berusaha untuk meningkatkan fasilitas, sehingga diharapkan ke depan tidak hanya menjadi milik masyarakat Tanah Datar, tapi juga masyarakat dari daerah lain.
“Insya Allah ke depan kita akan bangun rumah sakit yang repsentatif dan sesuai master plan yang sudah ada. Sementara untuk tahun 2018 ini Alhamdulillah, kita memperoleh bantuan Rp. 34 milyar dari Kementerian Kesehatan RI dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diprioritaskan untuk membangun ruangan poli," sebutnya.
Zuldafri juga berpesan kepada seluruh jajaran RSUD M.A Hanafiah agar mempertahankan dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, karena dengan diraihnya prestasi ini menjadi tantangan kedepan.
"Dengan lulusnya akreditasi paripurna ini, diharapkan jadi semangat untuk meningkatkan lagi diseluruh bidang dalam pengelolaan rumah sakit ke depannya," harap Wakil Bupati Tanah Datar itu.
Ketua DPRD Tanah Datar Ungkap Salut. Mutu Pelayanan Jadi Prioritas
Apresiasi juga diberikan pihak legislatif setempat. Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra mengatakan, kenaikan akreditasi tersebut diharapkan agar RSUD M.A Hanafiah dapat meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dan lebih profesional.
"Dengan kenaikan akreditasi tersebut tentunya kita berharap terhadap penigkatan kualitas layanan kepada masararakat dan RSUD juga harus lebih profesinal," sebutnya.
Anton juga berharap, untuk menuju rumah sakit yang lebih representatif, pihaknya bersama pemda dan seluruh pihak terkait lainnya akan berupaya bagaimana meningkatkan sarana dan prasarana RSUD, "apalagi tahun ini kita mendapat alokasi khusus dari Kemenkes RI dan ini menjadi sebuah harapan bersama bagi kita bagaimana RSUD untuk menjadi rumah sakit yang lebih representatif," harapnya.
(Jaswit)
Tidak ada komentar: