Rembug Legislator Nasional dan Ngaji Budaya ala PKS
Yogyakarta, KABA12.com --- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bergerak. Pasca penepatan nomor urut pasangan calon kepala daerah untuk pilkada 2018 dan sambil menunggu penetapan nomor urut partai politik peserta pemilu 2019, PKS menggelar kegiatan Rembug Legislator Nasional dan Ngaji Budaya di Yogyakarta.
Perhelatan akbar yang berlangsung dari tanggal 13 - 16 Februari 2018 itu diisi dengan Workshop Nasional Legislator PKS tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota, Ngaji Budaya dalam bentuk pementasan Wayang Kulit dan puncaknya, "launching" 9 calon Presiden/Wakil Presiden dari PKS.
Ibnu Asis, anggota DPRD Kota Bukittinggi yang juga diamanahkan sebagai ketua badan pembentukan perda DPRD menjelaskan, kegiatan berdurasi 4 hari itu, diikuti sekitar 1200 anggota legislatif PKS se-Indonesia, jajaran fungsionaris tingkat pusat, provinsi, kabupaten dan kota serta kader terpilih. Rembug legislator ini dimaksudkan sebagai media konsolidasi pemenangan pilkada serentak 2018 dan pemilu 2019.
"Kami berharap, semangat spiritual dan nilai-nilai perjuangan yang diperoleh selama acara tersebut dapat dibawa dan ditularkan kepada masing-masing fungsionaris, kader dan simpatisan di setiap daerah. Ini dilakukan untuk mendukung keberhasilan nyata pada pesta demokrasi 5 tahunan tersebut," jelasnya.
Terkait "launching" 9 calon Presiden/Wakil Presiden dari PKS, Syaiful Efendi, anggota DPRD Bukittinggi menyampaikan hal tersebut menjadi momentum krusial bagi PKS untuk mensosialisasikan calon Presiden/Wakil Presiden dari kalangan sendiri.
"Untuk sementara, dua orang diantara calon Presiden/Wakil Presiden dari PKS itu adalah "urang awak", yaitu Irwan Prayitno (Gubernur Sumbar) dan Tiffatul Sembiring (anggota DPR RI)," ungkapnya.
Sedangkan terkait dengan Ngaji Budaya, Arnis, yang juga anggota dewan dari Bukittinggi menerangkan, PKS merupakan partai terbuka, yang mencintai dan melestarikan budaya tradisional seperti wayang kulit atau sesuai kultur daerah masing-masing.
Pertunjukan wayang kulit tersebut mengambil lakon 'babad wanamarta, puntadewa ratu". Dengan dalang kenamaan Ki Manteb Soedharsono.
Hadir dan memberikan arahan dalam kegiatan yang penuh suasana keakraban dan persaudaraan itu antara lain Habib Salim Segaf Al-Jufri selaku ketua majelis syura PKS, Shohibul Iman selaku presiden PKS, Jazuji Zuwaini selaku ketua fraksi PKS DPR RI dan Sukamta sebagai ketua panitia pelaksana.
(Ophik)
Tidak ada komentar: