Benteng Pasa Ateh Harus Jadi Sentral Pariwisata yang Nyaman
Bukittinggi, KABA12.com --- Kelurahan Benteng Pasa Ateh, kecamatan Guguk Panjang melaksanakan musrenbang kelurahan, Senin (12/02). Musrenbang tersebut dihadiri langsung Walikota, Ramlan Nurmatias, Wakil Ketua DPRD, H. Trismon, Camat Guguk Panjang, Rispayanto, puluhan perwakilan warga, LPM, Niniak Mamak dan sejumlah undangan lainnya.
Walikota Bukittinggi, melalui Camat Guguk Panjang, Rispayanto mengharapkan, kelurahan Benteng Pasa Ateh harus dapat menjadi pusatnya pariwisata Bukittinggi. Seluruh sarana prasarana pendukung, hendaknya dapat diatur senyaman mungkin. Dengan musrenbang ini program prioritas dapat disimpulkan untuk selanjutnya diusulkan dalam musrenbang kecamatan.
"Benteng Pasa Ateh merupakan wajah kota. Di sini ada Jam Gadang, Pasa Ateh, perhotelan. Untuk itu di daerah ini, tentu pariwisata jadi prioritas. Nantinya kawasan Pedestrian Jam Gadang akan ditingkatkan. Pasa Ateh akan dibangun baru dan dijadikan pusat parkir. Sehingga tidak ada lagi nanti parkir di jalan Ahmad Yani, Minangkabau dan Ahmad Karim," jelasnya.
Lebih lanjut, Rispayanto mengungkapkan, selain pariwisata, dalam musrenbang kelurahan juga diharpkan ada usulan dari bidang pendidikan dan infrastruktur. Sehingga kegiatan yang menjadi prioritas itu dapat tertampung dan terealisasikan.
Sementara, Wakil Ketua DPRD Bukittinggi, H. Trismon mengungkapkan, anggota dewan siap membantu masyarakat dan pemerintah melalui dana pokir (pokok pikiran). Sehingga beberapa program atau kegiatan kemasyarakat nantinya akan dapat dilaksanakan melalui anggota dewan.
"Kami siap membantu dan itu menjadi tanggung jawab anggota dewan. Tentunya nanti usulan itu akan disinkronkan dengan pemerintah. Jika sudah tertampung di pemda, kita cari kegiatan lain yang bisa dibantu dengan dana pokir," jelasnya.
Lurah Benteng Pasa Ateh, Ismet Fauzi menjelaskan, pada hasil pra musrenbang, didapat 18 kegiatan yang akan diusulkan. Namun dari sejumlah kegiatan itu, dipredikis ada beberapa program prioritas yang akan diusulkan nantinya dalam musrenbang kecamatan.
"Pertama kita usulkan penataan pedagang kuliner malam hari di jalan Ahmad Yani. Selanjutnya revitalisasi sejumlah drainase dan beberapa perbaikan bangunan serta pembangunan mushalla SDN 01 Benteng," jelasnya.
Kelurahan Benteng Pasa Ateh merupakan daerah yang multi etnis. Tentunya dibutuhkan kekompakan untuk membangun daerah. Tidak hanya antar masyarakat saja, namun juga perhatian dan sinkronisasi oleh SOPD. Sehingga upaya menjadikan Benteng Pasa Ateh sebagai sentral pariwisata Bukittinggi yang nyaman dapat terwujud.
(Ophik)
Walikota Bukittinggi, melalui Camat Guguk Panjang, Rispayanto mengharapkan, kelurahan Benteng Pasa Ateh harus dapat menjadi pusatnya pariwisata Bukittinggi. Seluruh sarana prasarana pendukung, hendaknya dapat diatur senyaman mungkin. Dengan musrenbang ini program prioritas dapat disimpulkan untuk selanjutnya diusulkan dalam musrenbang kecamatan.
"Benteng Pasa Ateh merupakan wajah kota. Di sini ada Jam Gadang, Pasa Ateh, perhotelan. Untuk itu di daerah ini, tentu pariwisata jadi prioritas. Nantinya kawasan Pedestrian Jam Gadang akan ditingkatkan. Pasa Ateh akan dibangun baru dan dijadikan pusat parkir. Sehingga tidak ada lagi nanti parkir di jalan Ahmad Yani, Minangkabau dan Ahmad Karim," jelasnya.
Lebih lanjut, Rispayanto mengungkapkan, selain pariwisata, dalam musrenbang kelurahan juga diharpkan ada usulan dari bidang pendidikan dan infrastruktur. Sehingga kegiatan yang menjadi prioritas itu dapat tertampung dan terealisasikan.
Sementara, Wakil Ketua DPRD Bukittinggi, H. Trismon mengungkapkan, anggota dewan siap membantu masyarakat dan pemerintah melalui dana pokir (pokok pikiran). Sehingga beberapa program atau kegiatan kemasyarakat nantinya akan dapat dilaksanakan melalui anggota dewan.
"Kami siap membantu dan itu menjadi tanggung jawab anggota dewan. Tentunya nanti usulan itu akan disinkronkan dengan pemerintah. Jika sudah tertampung di pemda, kita cari kegiatan lain yang bisa dibantu dengan dana pokir," jelasnya.
Lurah Benteng Pasa Ateh, Ismet Fauzi menjelaskan, pada hasil pra musrenbang, didapat 18 kegiatan yang akan diusulkan. Namun dari sejumlah kegiatan itu, dipredikis ada beberapa program prioritas yang akan diusulkan nantinya dalam musrenbang kecamatan.
"Pertama kita usulkan penataan pedagang kuliner malam hari di jalan Ahmad Yani. Selanjutnya revitalisasi sejumlah drainase dan beberapa perbaikan bangunan serta pembangunan mushalla SDN 01 Benteng," jelasnya.
Kelurahan Benteng Pasa Ateh merupakan daerah yang multi etnis. Tentunya dibutuhkan kekompakan untuk membangun daerah. Tidak hanya antar masyarakat saja, namun juga perhatian dan sinkronisasi oleh SOPD. Sehingga upaya menjadikan Benteng Pasa Ateh sebagai sentral pariwisata Bukittinggi yang nyaman dapat terwujud.
(Ophik)
Tidak ada komentar: