Banjir Palupuah Rendam 5 Ha Sawah Warga di 2 Jorong
Palupuah, kaba12.com --- Banjir besar yang terjadi di nagari Nan Tujuah kecamatan Palupuah, Sabtu, (10/2)sore memicu kerusakan serius areal persawahan penduduk.
Dampak meluapnya sungai Batu Gadang, di jorong Paninggiran Ateh menyebabkan 2 hektar sawah penduduk direndam banjir lumpur, banjir juga membawa material longsor sepanjang 10 meter dan ketinggian 2,5 meter.
Sementara dampak di jorong Paninggiran Bawah, banjir merendam 3 hektar sawah penduduk,2 rumah warga dan 1 mesjid namun tidak memicu kerusakan.
Informasi yang diperoleh kaba12.com dari Lukman Syahputra, staf Pusdal Ops BPBD agam, sesuai data yang diperoleh dari jorong dan nagari setempat, banjir besar yang terjadi Sabtu tersebut memicu kerusakan di areal persawahan penduduk dan tidak ada kerusakan sarana maupun pemukiman penduduk.
Dua rumah dan satu mesjid yang terendam material banjir sudah dibersihkan warga setempat karena banjir sudah surut.
Pihak BPBD Agam mempersiapkan ke lapangan terutama untuk survei lokasi material longsor dan pembersihan ruas jalan antar jorong yang dipenuhi material banjir.
Disebutkan Lukman, pihaknya cukup kesulitan mendapatkan data terkait musibaj tersebut karena sulitnya jaringan komunikasi ke lokasi kejadian.
" Namun informasi di lapangan situasi sudah normal, banjir sudah surut, warga sudah membersihkan mesjid dan rumah mereka yang terendam banjir termasuk membersihkan jembatan yang terhalang kayu-kayu besar yang dihanyutkan banjir besar di sungai Batu Gadang itu, " jelas Lukman.
Wilayah kecamatan Palupuah sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah rawan bencana yang dipantau khusus BPBD Agam dengan menjalin komunikasi intensif dengan pejabat terkait saat bencana terjadi termasuk saat hari libur.
(Harmen)
Dampak meluapnya sungai Batu Gadang, di jorong Paninggiran Ateh menyebabkan 2 hektar sawah penduduk direndam banjir lumpur, banjir juga membawa material longsor sepanjang 10 meter dan ketinggian 2,5 meter.
Sementara dampak di jorong Paninggiran Bawah, banjir merendam 3 hektar sawah penduduk,2 rumah warga dan 1 mesjid namun tidak memicu kerusakan.
Informasi yang diperoleh kaba12.com dari Lukman Syahputra, staf Pusdal Ops BPBD agam, sesuai data yang diperoleh dari jorong dan nagari setempat, banjir besar yang terjadi Sabtu tersebut memicu kerusakan di areal persawahan penduduk dan tidak ada kerusakan sarana maupun pemukiman penduduk.
Dua rumah dan satu mesjid yang terendam material banjir sudah dibersihkan warga setempat karena banjir sudah surut.
Pihak BPBD Agam mempersiapkan ke lapangan terutama untuk survei lokasi material longsor dan pembersihan ruas jalan antar jorong yang dipenuhi material banjir.
Disebutkan Lukman, pihaknya cukup kesulitan mendapatkan data terkait musibaj tersebut karena sulitnya jaringan komunikasi ke lokasi kejadian.
" Namun informasi di lapangan situasi sudah normal, banjir sudah surut, warga sudah membersihkan mesjid dan rumah mereka yang terendam banjir termasuk membersihkan jembatan yang terhalang kayu-kayu besar yang dihanyutkan banjir besar di sungai Batu Gadang itu, " jelas Lukman.
Wilayah kecamatan Palupuah sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah rawan bencana yang dipantau khusus BPBD Agam dengan menjalin komunikasi intensif dengan pejabat terkait saat bencana terjadi termasuk saat hari libur.
(Harmen)
Tidak ada komentar: