Banjir Bandang Hantam Palupuah Lahan dan Rumah Warga Terendam Lumpur
Palupuah, kaba12.com --- Hujan lebat sejak Sabtu, (10/2) siang mulai memicu bencana di kabupaten Agam.
Kali ini banjir bandang menghantam wilayah jorong Paninggiran Ateh nagari Nan Tujuah, kecamatan Palupuah.
Informasi awal yang diperoleh dari Hari, kontributor kaba12.com di Palupuah, banjir bandang yang menghantam wilayah itu akibat luapan sungai yang meluap di Paninggjran Ateh yang memicu banjir di wilayah tersebut.
Sungai yang mengalir di wilayah Paninggiran Ateh dan Bawah itu, merendam areal sawah miljk warga setempat, memenuhi ruas jalan, bahkan banjir memasuki mesjid dan rumah penduduk.
Bahkan diinformasikan 1 unit jembatan rusak diterjang banjir. Tidak ada korban dalam musibah tersebut, namun kerugian ditaksir cukup besar karena sampai berita ino ditayangkan curah hujan masih tinggi di wilayah itu, dan potensi banjir bandang masih besar.
Data awal di lokasi banjir menyebutkan, sawah siap pandn seluas sekitar 1/4 hektar direndam banjir lumpur sehingga gagal panen milik Wir, Dt. Endah, Zulkifli dan Maliyarni.
Menurut keterangan Wit, salah seorang warga di lokasi kejadjan menyebutkan, hujan lebat yang turun Sabtu siang sejak pukul 14. 06 WIB, tak henti mengguyur wilayah itu.
Wit mengaku kaget dan panik, sekitar pukul 17.30 WIB, tiba-tiba aliran sungai meluap bahkan langsung memicu banjir dan merendam sawah, jalan, kebun, bahkan menghanyutkan batang kayu, " situasinya mengerikan, banjir datang tiba-tiba karena sungai meluap, padahal sungainya kecil, " sebut Wit mengaku ngeri.
Kondisi serupa disebutkan Efrizal anggota KPA Ranah Palupuah yang menyebutkan, banjir bandang menutupi badan jalan, pemukiman warga dan masjid Taqwa Paninggiran Bawah Nagari Nan Tujuah dipenuhi digenangi air setinggi 30 cm, " baru kali ini air membesar sampai mengenangi masjid dan rumah warga," jelasnya.
Sampai berita ini ditayangkan, potensi banjir masih terbilang tinggi karena hujan mengguyur wilayah itu. Sementara warga dan aparat setempat sudah siaga di lokasi bencana untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan
(Harmen/Harry)
Kali ini banjir bandang menghantam wilayah jorong Paninggiran Ateh nagari Nan Tujuah, kecamatan Palupuah.
Informasi awal yang diperoleh dari Hari, kontributor kaba12.com di Palupuah, banjir bandang yang menghantam wilayah itu akibat luapan sungai yang meluap di Paninggjran Ateh yang memicu banjir di wilayah tersebut.
Sungai yang mengalir di wilayah Paninggiran Ateh dan Bawah itu, merendam areal sawah miljk warga setempat, memenuhi ruas jalan, bahkan banjir memasuki mesjid dan rumah penduduk.
Data awal di lokasi banjir menyebutkan, sawah siap pandn seluas sekitar 1/4 hektar direndam banjir lumpur sehingga gagal panen milik Wir, Dt. Endah, Zulkifli dan Maliyarni.
Menurut keterangan Wit, salah seorang warga di lokasi kejadjan menyebutkan, hujan lebat yang turun Sabtu siang sejak pukul 14. 06 WIB, tak henti mengguyur wilayah itu.
Wit mengaku kaget dan panik, sekitar pukul 17.30 WIB, tiba-tiba aliran sungai meluap bahkan langsung memicu banjir dan merendam sawah, jalan, kebun, bahkan menghanyutkan batang kayu, " situasinya mengerikan, banjir datang tiba-tiba karena sungai meluap, padahal sungainya kecil, " sebut Wit mengaku ngeri.
Kondisi serupa disebutkan Efrizal anggota KPA Ranah Palupuah yang menyebutkan, banjir bandang menutupi badan jalan, pemukiman warga dan masjid Taqwa Paninggiran Bawah Nagari Nan Tujuah dipenuhi digenangi air setinggi 30 cm, " baru kali ini air membesar sampai mengenangi masjid dan rumah warga," jelasnya.
Sampai berita ini ditayangkan, potensi banjir masih terbilang tinggi karena hujan mengguyur wilayah itu. Sementara warga dan aparat setempat sudah siaga di lokasi bencana untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan
(Harmen/Harry)
Tidak ada komentar: