Header Ads

Adam dan Yolanda Duta GenRe Terbaik Bukittinggi 2018

Bukittinggi, KABA12.com --- Adam Alfarid dari SMA 5 Bukittinggi dan Yolanda Sopia dari Stikes Yarsi keluar sebagai pemenang Duta GenRe terbaik putra dan putri Bukittinggi tahun 2018. Pasangan tersebut mendapat penilaian terbaik dari dewan juri, pada malam grand final pemilihan duta genre Bukittinggi 2018, di Istana Bung Hatta, Kamis (15/02).


Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berrncana (P3APPKB) Bukittinggi, Tati Yasmarni menjelaskan, pemilihan duta GenRe Bukittinggi dimulai sejak 8 Januari lalu. Dari 138 pendaftar, setelah mengikuti tes tulis, terpilih 30 finalis yang lolos untuk tampil dalam malam Grand Final ini.


"Bekerjasama dengan Forum GenRe, proses pemilihan Duta GenRe Bukittinggi 2018 berjalan baik. Seluruh finalis telah diberi pengetahuan selama masa karantina. Dalam tahapan itupun, proses penjurian pun telah dimulai. Program duta genre merupakan program pembangunan keluarga sejahtera. Sehingga para Duta GenRe dapat menjadi figur di lingkungannya dalam mensosialisasikan program GenRe itu sendiri," jelasnya.


Kepala perwakilan BKKBN Sumbar diwakili Kabid KB/KS, Magdalena, mengapresiasi pelaksanaan pemilihan duta GenRe di Bukittinggi. Bukittinggi menjadi daerah pertama yang melaksanakan pemilihan duta GenRe tahun 2018 di Sumatera Barat.


"Pelaksanaannya sangat baik dan antusias yang luar biasa. Program ini program ketahanan keluarga melalui remaja. Tantangan remaja kedepan tentu sangat berat. Namun dengan pembinaan program generasi berencana, diharapkan para duta dan forum GenRe dapat mensosialisasikan katakan tidak pada triad KRR. Tidak menikah di bawah umur, tidak melakukan penyimpangan seksual dan tidak mendekati narkoba," ujarnya.


Sementara, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyampaikan generasi muda harus disiapkan untuk menghadapi bonus demografi tahun 2030 mendatang. Salah satunya dengan program Duta GenRe ini. Banyak permasalahan remaja yang timbul, ini semua harus diantisipasi dan butuh perhatian seluruh pihak.


"Jika salah mengarahkan generasi muda, Indonesia akan berbahaya ketika menghadapi bonus demografi 2030 mendatang. Remaja harus sehat, cerdas dan bisa mengisi bonus demografi. Pemerintah tentu akan berupaya semaksimal mungkin. Namun peran orang tua sangat penting. Sehingga semua pihak tidak bisa tidak harus sukseskan program duta GenRe," ungkap Walikota yang juga Ayah GenRe Sumbar itu.


Selain Walikota dan perwakilan BKKBN Sumbar, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Walikota Irwandi, Bunda GenRe Sumbar Ny. Yesi Endriani Ramlan, Unsur Forkopimda, sejumlah kepala OPD, orang tua Duta GenRe, dan ratusan pelajar. Bahkan kegiatan ini semakin meriah dengan iringan musik dari group Saandiko Bukittinggi.


(Ophik)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.