Bupati Geram Proyek Kantor Baru Camat Palupuah Asal Jadi
Palupuah, KABA12.com -Bupati Agam Indra Catri kecewa dengan hasil kerja proyek pembangunan kantor baru camat Palupuah yang berlokasi di Jl. Raya Bukittinggi - Medan Km 24.5 Kandang Pos, jorong Palupuah nagari Pasia Laweh. Bupati minta untuk tidak lagi memakai kontraktor yang bertanggungjawab mengerjakan pembangunan tersebut.
"Kalau seperti ini hasil kerjanya, besok tidak usah lagi pakai kontraktor itu," sebut Indra Catri pada Kepala Dinas PU dan Tata Ruang kabupaten Agam Yunaldi saat meninjau lokasi pembangunan, Selasa (09/01).
Hal-hal yang membuat Bupati sangat geram dengan hasil kerja proyek senilai Rp.2,2 milyar lebih itu diantaranya seperti, desain kontruksi bangunan yang tidak seukuran, posisi kantor yang rawan berada di pinggiran tebing serta item-item lainnya yang tidak sesuai dengan kontruksi bangunan kantor yang seimbang dan representatif.
"Ini salah satu dampak kalau pembangunan tidak diawasi, hasilnya seperti ini," ujar Bupati geram.
Dalam peninjauan itu, Bupati juga meminta pihak PU agar dapat memanfaatkan areal kosong untuk dibuatkan desain kaligrafi yang indah, agar proporsi dan bentuk kantor baru camat Palupuah bisa memberikan keindahan dan kenyamanan pelayanan terhadap masyarakat yang akan mengurus keperluan kependudukannya dengan pemerintahan kecamatan.
Sesuai dengan kalender kerja yang terpampang di lokasi pembangunan, gedung kantor camat Palupuah merupakan kegiatan Dinas PU dan Tata Ruang kabupaten Agam tahun anggaran 2017 yang dilaksanakan oleh CV. Gema Jaya Utama, dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender. Sementara nilai kontrak pembangunan kantor camat Palupuah yang telah dibangun dua lantai itu senilai Rp. 2.269.360.000,-.
Menanggapi kekecewaan Bupati itu, Kadis PU dan Tata Ruang Agam Yunaldi akan mencoba memasukkan tambahan anggaran untuk renovasi pada APBD perubahan 2018 mendatang, "nanti akan kita usulkan pada perubahan APBD 2018," sebut Yunaldi.
(Jaswit)
"Kalau seperti ini hasil kerjanya, besok tidak usah lagi pakai kontraktor itu," sebut Indra Catri pada Kepala Dinas PU dan Tata Ruang kabupaten Agam Yunaldi saat meninjau lokasi pembangunan, Selasa (09/01).
Hal-hal yang membuat Bupati sangat geram dengan hasil kerja proyek senilai Rp.2,2 milyar lebih itu diantaranya seperti, desain kontruksi bangunan yang tidak seukuran, posisi kantor yang rawan berada di pinggiran tebing serta item-item lainnya yang tidak sesuai dengan kontruksi bangunan kantor yang seimbang dan representatif.
"Ini salah satu dampak kalau pembangunan tidak diawasi, hasilnya seperti ini," ujar Bupati geram.
Dalam peninjauan itu, Bupati juga meminta pihak PU agar dapat memanfaatkan areal kosong untuk dibuatkan desain kaligrafi yang indah, agar proporsi dan bentuk kantor baru camat Palupuah bisa memberikan keindahan dan kenyamanan pelayanan terhadap masyarakat yang akan mengurus keperluan kependudukannya dengan pemerintahan kecamatan.
Menanggapi kekecewaan Bupati itu, Kadis PU dan Tata Ruang Agam Yunaldi akan mencoba memasukkan tambahan anggaran untuk renovasi pada APBD perubahan 2018 mendatang, "nanti akan kita usulkan pada perubahan APBD 2018," sebut Yunaldi.
(Jaswit)
Tidak ada komentar: