Bupati Apresiasi Upaya BPBD Padamkan Karhutla di Tiku
Tiku, KABA12.com --- Bupati Agam Indra Catri secara khusus apresiasi kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daearah baik tim dari kabupaten Agam dan tim bantuan dari BPBD Pasaman dan Pariaman serta masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam memadamkan kebakaran lahan sawit di kawasan Lubuak Gadang, Sungai Sirah, jorong Durian Kapeh, nagari Tiku Utara kecamatan Tanjung Mutiara. Hal itu diungkapkan Bupati Agam saat meninjau lokasi kebakaran, Senin (22/01).
"Kita sangat berterimakasih kepada seluruh tim BPBD yang terlibat dalam upaya memadamkan api ini, terutama BPBD dari Pasaman dan Pariaman. Ini pemadaman yang cukup sulit karena terjadi di lahan gambut, butuh skill dan keterampilan yang terlatih untuk memadamkan api. Salut untuk tim," ujar Indra Catri.
Bupati Agam menyebutkan, kerjasama antar daerah ini sangat penting dalam menanggulangi setiap kejadian bencana yang terjadi, disamping harus memiliki personil yang berskill dan keahlian.
"BPBD tidak hanya satu, jangan memandang hanya sendirian tapi lihat kekuatan besar di Sumatera Barat, dengan kekuatan kerjasama musibah dan kejadian lainnya bisa ditangani. Serta harus memiliki skill dan tenaga yang terlatih. Apa gunanya anggota banyak taoi tidak bekerja," sebut Indra Catri.
Kebakaran lahan di kawasan Lubuak Gadang, Sungai Sirah, jorong Durian Kapeh, nagari Tiku Utara kecamatan Tanjung Mutiara menghabiskan perkebunan sawit milik Andan, warga setempat. Sejak awal kebakaran yang terjadi pada Selasa (16/01) lalu, Tim BPBD Agam, Pasaman, Pariaman serta TRC PT. Mutiara Agam dan masyarakat berjibaku memadamkan api hingga Minggu (21/01).
Dari kebakaran tersebut, kurang lebih 7 Ha sawit Andan hangus dimakan api.
(Jaswit)
"Kita sangat berterimakasih kepada seluruh tim BPBD yang terlibat dalam upaya memadamkan api ini, terutama BPBD dari Pasaman dan Pariaman. Ini pemadaman yang cukup sulit karena terjadi di lahan gambut, butuh skill dan keterampilan yang terlatih untuk memadamkan api. Salut untuk tim," ujar Indra Catri.
Bupati Agam menyebutkan, kerjasama antar daerah ini sangat penting dalam menanggulangi setiap kejadian bencana yang terjadi, disamping harus memiliki personil yang berskill dan keahlian.
"BPBD tidak hanya satu, jangan memandang hanya sendirian tapi lihat kekuatan besar di Sumatera Barat, dengan kekuatan kerjasama musibah dan kejadian lainnya bisa ditangani. Serta harus memiliki skill dan tenaga yang terlatih. Apa gunanya anggota banyak taoi tidak bekerja," sebut Indra Catri.
Kebakaran lahan di kawasan Lubuak Gadang, Sungai Sirah, jorong Durian Kapeh, nagari Tiku Utara kecamatan Tanjung Mutiara menghabiskan perkebunan sawit milik Andan, warga setempat. Sejak awal kebakaran yang terjadi pada Selasa (16/01) lalu, Tim BPBD Agam, Pasaman, Pariaman serta TRC PT. Mutiara Agam dan masyarakat berjibaku memadamkan api hingga Minggu (21/01).
Dari kebakaran tersebut, kurang lebih 7 Ha sawit Andan hangus dimakan api.
(Jaswit)
Tidak ada komentar: