80 Kios BNI Diserahterimakan
Bukittinggi, KABA12.com --- Setelah selesai dikerjakan, 80 kios penampungan yang dibiayai oleh BNI, diserahkan ke pemkp Bukittinggi. Penyerahan dilaksanakan secara simbolis di Balaikota dan dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi pasar penampungan, Kamis (18/01).
Pimpinan BNI Wilayah Sumbar Riau dan Kepri, Rahmad Hidayat, menjelaskan BNI telah membantu dari dana CSR sebesar Rp 920 juta untuk penampungan. Selain itu, BNI juga membantu pagar pasar senilai Rp 285 juta.
"Dari awal pemko Bukittinggi melalui Walikota telah bertemu dengan Direktur Utama BNI untuk membantu penampungan. Akhirnya BNI pusat memutuskan untuk membantu penampungan sebesar Rp 920 juta yang dapat membuat 80 kios. Sebelumnya BNI juga membantu pagar Pasar Atas dengan nilai Rp 285 juta. Untuk penampungan telah selesai dilaksanakan dan diserahkan kepada pemko hari ini," jelasnya.
Sementara itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias atas nama pemko dan masyarakat Bukittinggi mengucapkan terima kasih atas bantuan BNI dan para donatur lainnya. Karena kios yang dibiayai BNI telah selesai dilaksanakan serah terima hari ini. Selanjutnya, 80 kios tersebut telah sah menjadi aset pemko Bukittinggi.
"Alhamdulillah kios yang dibiayai BNI telah selesai dibangun dan hari ini diserahkan kepada pemko Bukittinggi. Dengan ini, 80 kios ini sudah tercatat sebagai aset pemko. Jadi kami tegaskan selama pekerjaan, pemko hanya bertugas sebagai perencanaan dan pengawasan. Kami tidak menerima dalam bentuk uang dan menerima hibah barang setelah selesai dilaksanakan," ungkapnya.
Pihak BNI sendiri mengaku puas dengam kinerja pemerintah kota yang cepat tanggap atas musibah terbakarnya Pasar Atas dengan langsung mencari donatur untuk membiayai pembangunan penampungan. Selain itu, hasilnya pun sangat bagus dan maksimal sehingga menjadi penampungan yang representatif dan nyaman dikunjungi.
(Ophik)
Pimpinan BNI Wilayah Sumbar Riau dan Kepri, Rahmad Hidayat, menjelaskan BNI telah membantu dari dana CSR sebesar Rp 920 juta untuk penampungan. Selain itu, BNI juga membantu pagar pasar senilai Rp 285 juta.
"Dari awal pemko Bukittinggi melalui Walikota telah bertemu dengan Direktur Utama BNI untuk membantu penampungan. Akhirnya BNI pusat memutuskan untuk membantu penampungan sebesar Rp 920 juta yang dapat membuat 80 kios. Sebelumnya BNI juga membantu pagar Pasar Atas dengan nilai Rp 285 juta. Untuk penampungan telah selesai dilaksanakan dan diserahkan kepada pemko hari ini," jelasnya.
Sementara itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias atas nama pemko dan masyarakat Bukittinggi mengucapkan terima kasih atas bantuan BNI dan para donatur lainnya. Karena kios yang dibiayai BNI telah selesai dilaksanakan serah terima hari ini. Selanjutnya, 80 kios tersebut telah sah menjadi aset pemko Bukittinggi.
"Alhamdulillah kios yang dibiayai BNI telah selesai dibangun dan hari ini diserahkan kepada pemko Bukittinggi. Dengan ini, 80 kios ini sudah tercatat sebagai aset pemko. Jadi kami tegaskan selama pekerjaan, pemko hanya bertugas sebagai perencanaan dan pengawasan. Kami tidak menerima dalam bentuk uang dan menerima hibah barang setelah selesai dilaksanakan," ungkapnya.
Pihak BNI sendiri mengaku puas dengam kinerja pemerintah kota yang cepat tanggap atas musibah terbakarnya Pasar Atas dengan langsung mencari donatur untuk membiayai pembangunan penampungan. Selain itu, hasilnya pun sangat bagus dan maksimal sehingga menjadi penampungan yang representatif dan nyaman dikunjungi.
(Ophik)
Tidak ada komentar: